Durasi Waktu Tidur yang Ideal

Bantal

Waktu tidur yang cukup sangat penting karena dapat mempengaruhi kesehatan dan pola hidup kita sehari hari. Jam tidur yang tidak ideal akan memberikan risiko kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan lainnya. Durasi tidur yang tidak ideal juga akan membantu untuk mempengaruhi kadar hormon insulin, yaitu hormon yang fungsinya mengontrol gula darah. Menurut salah satu peneliti, menyatakan bahwa saat tidur maka otak akan terus menyimpan informasi, menyaring dan juga mengganti bahan kimia. Oleh karena itu, tidur yang ideal akan memberikan banyak manfaat salah satunya lebih fokus dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

Kebutuhan tidur berdasarkan usia 
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau KemenkesRI membagi beberapa kategori usia dan kebutuhan tidurnya. Hal ini harus diperhatikan agar tidak meningkatkan dampak tidak tidur cukup dari setiap usia. Di bawah ini terdapat 7 pembagian usia dan waktu tidur yang ideal : 

1. Usia 0-1 bulan 
Bayi dan anak-anak harus memiliki kualitas tidur yang baik. Jika bayi kekurangan tidur biasanya akan ditandai dengan lebih mudah menangis. Ini sesuai dengan hasil studi di Amerika yang dilakukan oleh psikiatri anak dimana anak prasekolah yang kekurangan tidur akan lebih mudah marah, impulsive dan marah-marah. Bayi yang usianya belum menginjak dua bulan, umumnya membutuhkan durasi tidur selama 14-18 jam setiap harinya. 

2. Usia 1-18 bulan
Hampir sama dengan kategori usia 0-1 bulan, namun waktu tidur idealnya lebih kurang hanya sekitar 12-14 jam dan sudah termasuk dengan kebutuhan tidur siangnya. Kebutuhan tidur yang tercukupi akan membantu perkembangan dari otak bayi dan juga pertumbuhan tubuh menjadi normal. 

3. Usia 3-6 tahun
Biasanya usia 3-6 tahun merupakan usia yang sudah menjelang masuk ke sekolah. Kategori usia ini membutuhkan waktu tidur selama 11 sampai 13 jam dengan tidur siang. Penelitian juga ikut memberikan informasi bahwa dampak tidur yang tidak ideal dari anak di bawah 6 tahun akan lebih mudah meningkatkan risiko obesitas. 

4. Usia 6-12 tahun
Semakin bertambahnya usia anak maka akan semakin berkurang juga durasi waktu tidur yang idealnya. Anak usia ini membutuhkan jam tidur hingga 10 jam. Di usia 6-12 tahun anak sudah memasuki sekolah dan melakukan beberapa kegiatan. Dengan memperbaiki kualitas tidurnya maka anak akan lebih mampu berkonsentrasi saat belajar dan berkegiatan, dan tidak memiliki masalah perilaku seperti hiperaktif. 

5. Usia 12-18 tahun 
Usia ini, anak sudah memasuki usia remaja dan membutuhkan waktu tidur selama 8-9 jam. Kekurangan tidur di usia menuju remaja juga akan lebih mudah depresi dan tidak fokus. 

6. Usia 18-40 tahun
Orang dewasa hanya membutuhkan waktu tidur selama 7 hingga 8 jam setiap harinya. Jika anda ingin menerapkan pola hidup sehat, anda harus memperbaiki durasi tidurnya. 

7. Usia 60 tahun keatas atau Lansia 
Usia 60 tahun keatas, atau lanjut usia biasanya hanya membutuhkan waktu tidur 6 sampai 7 jam sehari. 

Dampak tidur tidak cukup setiap harinya 
Namun, waktu tidur di atas dapat berubah, jika ada faktor atau kondisi lain seperti kehamilan atau memasuki usia lanjut usia, umumnya akan membutuhkan waktu tidur lebih panjang. Lalu, bagaimana dampak tidur tidak cukup? 
Anda akan merasakan kecemasan berlebih dan depresi. Selain itu, kurangnya tidur juga akan mengubah suasana hati atau mood. Tidak hanya berkaitan dengan perasaan namun juga kesehatan fisik seperti kurangnya fungsi kekebalan tubuh, terjadi perubahan berat badan, mudah mendatangkan penyakit berisiko seperti jantung atau stroke.